Jumat, 13 Februari 2015

Diagnosis Varises Vagina Pada Wanita Hamil

Wanita hamil lebih mengalami varises vagina karena tekanan rongga perut yang cenderung meningkat. Wanita hamil juga perubahan hormonal terutama peningkatan hormon progeteron yang menyebabkan bertambahnya elstisitas dinding pembuluh darah. Akibatnya dinding pembuluh darah baik arteri maupun vena makin lentur dan terjadilah pelebaran pembuluh darah tersebut.

Terjadinya pelebaran pembuluh darah ini diperlukan untuk memenuhi nutrisi dan kebutuhan janin dalam rahim. Varises vagina bisa terjadi pada sepanjang masa kehamilan, namun biasanya lebih banyak terlihat pada kehamilan trisemester akhir atau pada diatas minggu ke 32 dimana hormon progesteron semakin meningkat kadarnya.

Untuk mengetahui ada tidaknya varises vagina ketika hamil, perhatikan area genital apakah terdapt perubahan warna. Lalu raba dengan menggunakan sarung tangan streil apakah terdapat tonjolan atau pembengkakan didaerah vagina.

Jika jumlah varisesnya banyak dan berada di beberapa tempat serta ukurannya besar-besar, maka sebaiknya proses persalinan ibu dilakukan dengan operasi sectio cesaria. Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa apabila varises ini banyak dan lebar maka pada proses persalinan, varises bisa pecah sehingga menimbulkan pendaraham hebat dan sulit diatasi.

Varises vagina dapat diobati. Salah satu cara pengobatan terbaik adalah mencari sumber bendungan dan mengobatinya baik secara konservatif maupun operatif seperti sirosis hati, varises esofagus, tumor abdomen, seperti mioma uteri yang besar dan kista ovarium yang cukup besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar