Rabu, 21 Januari 2015

Penanganan Miom

Myom yang tidak menyebabkan gangguan dapat dibiarkan saja tanpa terapi. Dengan catatan, miom yang pertumbuhannya cepat sebaiknya diawasi karena ada kemungkinan menjadi ganas. Selain itu, jika dibiarkan miom kadang dapat menjadi besar dan mengganggu sehingga perlu dibuang. Jika sudah terlalu besar, operasi menjadi lebih sulit dan beresiko.

Miom dapat diketahui keberadaanya melalui pemeriksaan ultrasonografi. Meskipun pemeriksaan lain seperti CT-Scan atau MRi dapat juga digunakan , namun USG tetap pemeriksaan yang paling mudah, murah dan cukup akurat. Untuk mendeteksi miom yang menonjol kedalam rongga rahim terkadang diperlukan bantuan hiterosalpingogram (HSG). Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukkan cairan khusus kedalam rahim, melalui mulut rahim sambil dilakukan USG atau rontgent.

Terapi dengan obat-obatan biasanya melibatkan obat yang mengandung hormon, yang bertujuan menghambat produksi hormon estrogen dari ovarium. Obat diberikan selama tiga sampai enam bulan dan dapat mengecilkan myom sampai 50%. Namun perlu diingat bahwa obat hormonal dapat menimbulkan gejala-gejala menyerupai gejala primenopause seperti rasa panas, gangguan  tidur, vagina kering, perubahan mood dan yang paling penting adalah osteoporosis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar